Showing posts with label Islam Inspirasi Menginspirasi. Show all posts
Showing posts with label Islam Inspirasi Menginspirasi. Show all posts

Tuesday, July 23, 2013

Fanatik, Moderat,dan Liberal

Coba cari iman kita ketika kita tidak merasa sedih dengan kondisi ISLAM saat ini.

Orang islam terombang-ambing dan bingung bagaimana untuk bersikap karena begitu banyak sudut pandang tentang ISLAM.

Kita mungkin terus beribadah supaya tidak dianggal menjadi liberal.
atau kita mungkin memahami ISLAM sekenanya supaya tidak dianggap terlalu fanatik.
lalu mungkin kita berbangga karena kita seorang moderat.

lalu kemana kita harus berkiblat?

Cari IMAN
Cari Jalan IKHLAS
Cari Jalan TAKWA,

cari petunjuk yang lurus dan tak harus ada embel2 Fanatik, Moderat, atau Liberal.
ISLAM dengan embel2 itu hanya ketika nafsu menjadi tuannya.
karena kenyataannya Manusia moderat dan Liberal itu adalah seorang Fanatik juga.
Fanatik terhadap kemoderatannya
Fanatik terhadap keliberalannya

Tuesday, April 10, 2012

Menjadi Wanita (1)

Perempuan, remaja putri, dan Wanita..
satu yang pasti kami adalah kaum hawa..

Seperti yang telah diwahyukan dalam Al-Qur’an bahwa wanita pertama yaitu hawa diciptakan setelah adanya Adam.
Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam (itu cerita paling romantis sepanjang zaman, lebih romantis dari romeo dan Juliet)

Seiring berjalannya waktu, wanita diperlakukan sesuai zamannya.
Ada yang menjadi ratu, bahkan ada yang sejak bayi dikubur hidup-hidup.
Sahabat Umar pernah melakukannya sebelum kemudian masuk Islam.

Banyak sejarah tentang pahlawan-pahlawan lelaki, tetapi tetap saja sebelum ia lahir, ia bersemayam terlebih dahulu dalam rahim seorang wanita.

Soekarno bahkan pernah mengutip syair Arab berikut:
”Perempuan adalah tiang negara. Jika baik (akhlak) perempuannya, baik lah negara itu. Tetapi jika buruk (akhlaknya) buruk pula negara itu.”

Melihat zaman sekarang, wanita dengan berbagai ceritanya tetap istimewa.
pernah nonton sinetron? ya,, pemeran utamanya kebanyakan wanita.
pernah jalan-jalan ke mall? Kebanyakan menjual perlengkapan wanita.
Pernah naik angkot? Itu juga kebanyakan yang naik wanita.. *gak nyambung.

Seorang penulis (namanya nyusul) bahkan mengulas tentang ”wanita adalah pangsa pasar paling potensial”

Terlebih spesial, jangan heran kalau para lelaki terkadang hanya bisa fokus pada satu pekerjaan, tapi wanita itu multitasking kawan,, setidaknya di awal, ia bisa fokus mana yang harus dilakukan terlebih dahulu,,

Tak akan cukup mengungkap berjuta keistimewaan wanita,
Tapi yang pasti:
”sometimes, become woman is complicated but actually it was amazing”

-to be continued-

Saturday, January 7, 2012

MM

Munashoroh Palestina, 7 Januari 2012

Hari ini ke acara munashoroh saya ajak bunda tercinta.
Berpikir banyak kemungkinan tentang respon dari ibu,
yang pertama kali akan melihat banyak atribut dan lain-lain.
tapi ternyata kata ibu:

"Nanti kalau ada acara kaya gini, ajak lagi yah, gak gede sih nyumbangnya, tapi kalo sering lama-lama gede juga"

*dengan senang hati bu.. (dalam hati)

-edisi Munashoroh bersama Mamih- ^^

Thursday, January 5, 2012

-5 Januari 2012-

Banyak mendengar quotes hari ini,
Salah satunya yang mantap tentang TEKAD:

"Semuanya hanya masalah kita yakin atau tidak!"

bersama ilmu tentang rumus dan ciri kemenangan,
makin mantap :)

Thursday, October 20, 2011

Blue October

Dear October,,

you give me some hard way,,
and I must choose that isn't my dream.
for my family, for my lovely people..

and about some regard,
you give me no choice,

but I've faced something worse before
and someone tell me to keep survive

because show must always go on,
isn't it?

thank you to my blue Oktober..

Saturday, October 15, 2011

Apa Kabarmu Murobiahku?

"Saya hanya dapat menjawabnya dengan menangis"

beberapa waktu silam ada quote yang booming di dunia Tarbiyah:
"Tarbiyah bukan segalanya, tetapi segalanya berawal dari Tarbiyah"

Ungkapan yang menurut pribadi tepat sekali,
karena Tarbiyah adalah hal berharga untuk hidup saya.

Seperti halnya generasi para sahabat yang begitu beruntung karena memiliki murobi luar biasa yaitu Nabi akhir Zaman, Rasulullah SAW.
saya juga merasa beruntung punya pembimbing hidup yang insya Allah selalu meneladani Rasulullah, yaitu akhwat-akhwat luar biasa, Murobiah-murobiahku.

Hari ini, seorang trainer bertanya,
"Apa Kabar dengan Murobi-murobi antum sekalian? "

dan Saya hanya dapat menjawabnya dengan menangis...
sungguh, Saya hanya dapat menjawabnya dengan menangis...

ah,, Apa kabar murobiah-murobiahku?
Maafkan adikmu ini yang mungkin pernah menyakiti hati,

Semoga engkau selalu istiqomah,
seperti aura keistiqomahan yang selalu engkau pancarkan
ketika engkau duduk di hadapan kami,
menenangkan hati-hati kami,
mengisinya dengan pancaran ilmu dan cahaya hidayah..

-thanks to my all Murobiah-

MD: Motor Dakwah

Dulu, saya sempet sebel sama orang yang bawa motor.
karena polusi dan bikin macet,

Tapi ternyata saya sekarang butuh karena harus bolak balik Jatinangor-Bandung untuk keperluan tertentu,
untuk menebus itu saya tetep cari tau cara jaga lingkungan meskipun jadi rider.

Saya juga pernah ber'azzam' untuk naik motor kalo keperluannya dakwah aja.
tapi ternyata 7 hari dalam seminggu 6 harinya saya naik motor.

So, tiap hari naik motor, tiap hari harus dakwah.
#betultidak?

Tuesday, September 27, 2011

Resensi Buku: Inilah Politikku



Judul Buku : Inilah Politikku
Penulis : Muhammad Elvandi, 2010

"Sistem adalah jasad sedang ruhnya adalah referensi dan tujuan. Sistem bisa apa pun, tetapi referensi tetaplah islam, tujuannya tidak bisa tidak, harus Islam. Sistem mungkin berbeda setiap zaman, namun tujuan tetap Islam"

Kegamangan umat islam tentang politik selalu menjadi diskusi laris. Adakah politik islam? Bagaimana sistem politik Islam? menjadi pertanyaan yang menimbulkan semangat maupun sikap skeptis umat islam itu sendiri.

Politik secara harfiah diartikan sebagai as-siyasah dalam bahasa Arab yang artinya mengelola, mengatur, memerintah, dan melarang sesuatu. Secara definisi berarti prinsip-prinsip dan seni mengelola persoalan publik, atau seperti yang disebutkan oleh Yusuf Qaradhawi yang dinukil dari kamus Al-Kamil bahwa politik adalah semua yang berhubungan dengan pemerintahan dan pengelolaan masyarakat madani.

Istilah politik dalam Al-qur'an tidak akan pernah ditemui namun apa yang kemudian dapat dipahami dari surat An-Nisa:54, Al-Hajj: 41, dan An-Nisa:58 tentang makna kerajaan, kedudukan, hukum, dan keadilan? adakah kata lain yang lebih tepat untuk mewakili seluruh makna tersebut selain politik?. Makna tersebut dapat bersanding dengan Islam karena politik Islam berarti adanya standar syariah yaitu semua aktivitas politik Islam yang memenuhi makna membuat manusia lebih dekat kepada kebaikan dan lebih jauh dari kerusakan. Lalu, dalam bentuk apa Islam harus diejawantahkan? Bentuk adalah sistem (ad-nidzam), sedangkan ruhnya adalah referensi (al-mashadir) dan tujuannya (al-maqashid). Sistem mungkin berubah tetapi referensi dan tujuan tidak bisa tidak, haruslah Islam.

Menilik referensi terpercaya adalah perjalanan Rasulullah SAW. Rasulullah membutuhkan sebuah sarana besar untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Islam adalah pilihan yang mampu mengelola seluruh detail kehidupan manusia. Rasulullah membutuhkan institusi untuk mengakomodasi persatuan umat Islam, keutuhan daerah umat Islam, dan memastikan agar syariat memimpin satuan terkecil kehidupan masyarakat yaitu negara. Dalam membangun institusi tersebut Rasulullah membangun pilar-pilarnya yaitu unsur negara pertama: 1. Mencetak manusia baru, dimana Rasulullah menjadi pembina terbaik bagi pada manusia-manusia dan prajurit Allah terlincah. 13 tahun pembinaan periode mekkah menitikberatkan kekuatan aqidah dan iman sehingga menghasilkan kader-kader yang siap meninggikan bendera islam. 2. Hijrah, hijrah mekkah ke madinah merupakan menolong dan melindungi aqidah serta hak-hak orang yang lemah sesuai dengan kebutuhan dan keadaan. 3. Membentuk masyarakat baru, dimana pembangunan bermula dari pembangunan infrastruktur negara dan simbol pertama pusat peradaban mereka, yaitu masjid, dari sanalah kegiatan negara tumbuh. 4. Kekuatan politik yang digambarkan oleh piagam Madinah. Keempat pilar tersebut yang akhirnya membuat tegak seluruh unsur negara Islam.

Bukti sejarah yang menguatkan adalah perjalanan khulafaur rasyidin dan bani-bani setelanya. Bagaimana prinsip syura tetap dikedepankan meskipun dalam perbedaan sistem dan bagaimana kekohonan iman dapat memperluas ekspansi Islam mencapai Andalusia hingga Romawi Timur di zaman bani Umawiyah, Abbasiyah, dan berakhir di ujung kekhalifahan Ustmaniyyah. Runtuhnya peradaban Islam bukan karena pembangunan melemah atau simbol bangunan Islam yang hancur terlebih karena rusaknya pribadi-pribadi muslim itu sendiri. Ada penyebab-penyebab utama kemunduran bani Ustmaniyyah yaitu:
1. Biasnya loyalias terhadap ulama Islam.
2. Menyempitnya pemahaman ibadah.
3. Pintu-pintu ijtihad tertutup rapat.
4. Perselisihan dan perpecahan

Inilah Langkah Politikku

Referensi sudah didapat maka inilah waktunya bagi para negarawan muslim untuk menentukan langkah politiknya. Dimulai dari diri sendiri yang perlu memperkaya diri dengan ilmu, penghayatan, dan amal. dalam konteks politik Islam, tiga pemahan yang harus dibangun adalah pemahaman tentang Islam, pemahaman tentang langkah peradaban, dan pemahaman tentang sistem politik Islam.

Pemahaman mendasar adalah tentang Islam itu sendiri, dimana Islam melandasi seluruh sendi kehidupan yaitu akidah dan ibadah, negara dan tanah air, pemerintahan dan umat, moral dan kekuatan, kasih sayang dan keadilan, kebudayaan dan perundang-undangan, ilmu dan kehakiman, materi dan sumber daya alam, penghasilan dan kekayaan, jihad dan dakwah, serta militer dan pemikiran.

Setelah memahami Islam secara keseluruhan, beranjak ke pemahaman peradaban. Berdasarkan langkah perjuangan Rasulullah dapat disimpulkan ada 7 tahapan perjuangan Islam:
1. Memperbaiki Individu
2. Membangun Keluarga Muslim
3. Membimbing masyarakat
4. Memperbaiki pemerintahan dan membangun negara yang islami
5. Mengembalikan Khilafah
6. Mrealisasikan kepemimpinan Islam
7. Medeklarasikan Islam sebagai Guru Peradaban Alam Semesta.

Ketujuh tahap itu berada pada orbit-orbit perjuangan dimana memperbaiki individu dan keluarga atau pengokohan internal ada dalam mihwar tanzhimi. Berkembangnya pergaulan ke dalam unsur masyarkat membuka orbit mihwar sya'bi. Orbit perjuangan yang meningkat menjadi orbit institusional adalh mihwar muassasi. Terakhir di tingkat adalah orbit negara atau mihwar dauli.


Sunday, September 11, 2011

3 Ciri Sekularisme

Apa sebenarnya yang membuat sekularisme menjadi gunjingan populer hingga hari ini?

ternyata trauma sejarah masyarakat Eropa di abad pertengahan, kontradiksi dari apa yang mereka percayai, serta problem teologis yang mereka temui membuat sekularisme seolah-olah menjadi bagian dari kehidupan dunia internasional yang tak bisa dipisahkan.

Menurut Prof. Al-Attas, sekularisme memiliki setidaknya tiga ciri, yaitu:

1. disenchanment of nature
yaitu penghilangan pesona dari alam tabi'i. Artinya, paham sekuler senantiasa melihat alam sebagai objek atau aset yang boleh dipergunakan seluasnya dan tidak memiliki keterkaitan sama sekali dengan Tuhan.

2. desacralization of politics
yaitu peniadaan kesucian atau kewibaan agama dari ranah politik, dengan demikian agama dibatasi pada lingkungan privat masing-masing orang, dan tidak diperbolehkan untuk menguasai masalah-masalah sosial politik seperti pemerintahan, pembentukan undang-undang dan seterusnya. Prinsipnya segala hal yang menyangkut urusan masyarakat tidak boleh diputuskan dengan berdasarkan ajaran agama.

3. deconsecration of value
yaitu penghapusan kesucian dan kemutlakan agama dari nilai-nilai kehidupan karena agama menjadi urusan pribadi masing-masing, maka agama pun kehilangan kemutlakannya. Pada akhirnya segalanya akan dianggap relatif fan tentatif, sehingga tak ada satu pun prinsip dalam kehidupan yang bersifat absolut.

Sebelum menilik lebih jauh sekularisme negara yang selalu jadi wacana, ada baiknya kita mengevaluasi diri. Apakah ketiga ciri di atas benar-benar sudah bersih dari diri kita atau malah kita masih berada di zona abu-abu? Menikmati khusyuknya beribadah tetapi tetap berpikir masalah-masalah masyarakat tak layak diselesaikan dengan cara-cara agama, atau bangga karena diri peduli antar sesama tetapi memaklumi ketika ada sekelompok manusia yang menganggap semuanya 'sama' dan semuanya 'benar'.

Tapi, lihatlah bagaimana cara Allah menjawab hambanya yang gamang karena pemikirannya sendiri:

”Telah nampak kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan manusia, supaya (Allah) merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) ” (QS. Ar-rum 41)

"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran, maka ketahuilah, bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." ( al- Baqarah
: 208-209 ).

Indah dan Sederhana...

Thursday, September 8, 2011

Rahasia Besar Kemenangan

Surat Khalifah Umar bin Khattab kepada Panglimanya Sa'ad bin Abi Waqqash:

“Amma ba’du. Aku memerintahkan kamu dan orang-orang yang bersamamu untuk selalu takut kepada Allah di setiap momen, karena takut kepada Allah adalah persiapan terbaik menghadapi musuh dan siasat tercanggih dalam peperangan. Aku juga menyuruhmu dan orang-orang yang bersamamu untuk waspada terhadap kemaksiatan lebih dari kewaspadaan terhadap musuh, karena dosa-dosa pasukan lebih aku takutkan daripada musuh.

Sesungguhnya, kemenangan yang diberikan kepada kaum muslimin, adalah karena kemaksiatan musuh-musuhnya. Tanpa itu, kita tidak mungkin menang, karena jumlah kita tidak seperti jumlah mereka yang lebih banyak; dan persiapan kita tidak seperti persiapan mereka yang matang. Oleh karena itu, jika kita bermaksiat, itu artinya mereka memiliki nilai lebih dari kita dengan kekuatan mereka. Kita tidak mengungguli mereka kecuali dengan ketakwaan, karena tidak mungkin tidak mengalahkan mereka hanya dengan kekuatan kita”


Wednesday, September 7, 2011

Our Idealism

Betapa inginnya kami,,
agar bangsa ini mengetahui bahwa mereka lebih kami cintai dari diri kami sendiri

kami berbangga,
ketika jiwa-jiwa kami gugur sebagai penebus bagi kehormatan mereka,
Jika memang tebusan itu yang diperlukan atau menjadi harga bagi tegaknya kejayaan, kemuliaan, dan cita-cita mereka, jika memang itu harga yang harus dibayar

Tiada sesuatu yang membuat kami bersikap seperti ini,
selain rasa cinta yang telah mengharu biru hati kami, menguasai perasaan kami,
dan mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami

Betapa berat rasa di hati, ketika menyaksikan bencana mencabik-cabik bangsa ini,
sementara kita hanya menyerah pada kehinaan dan pasrah oleh keputusasaan

Kami ingin agar bangsa ini mengetahui bahwa
kami membawa misi yang bersih dan suci, bersih dari ambisi pribadi,
bersih dari kepentingan dunia, dan bersih dari hawa nafsu

Kami tidak mengharapkan sesuatu pun dari manusia,
tidak mengharap harta benda atau imbalan lainnya.
tidak juga popularitas, apalagi ucapan terima kasih...

yang kami inginkan adalah terbentuknya Dakwah Islam lebih baik,
bermartabat serta kebaikan dari Allah pencipta alam semesta...

Wednesday, June 15, 2011

Termiskin di dunia

"Diantara sekian jenis kemiskinan,
yang paling memprihatinkan adalah kemiskinan azam dan tekad,
bukan kemiskinan harta.

Kemiskinan azam akan membawa pada kebangkrutan dari segi harta.
Azam dan kemauan yang kuat
kelak akan membuat kita berilmu dan kaya.

Tidak mungkin seseorang bisa keluar dari kejahiliyahan dan memperoleh derajat tinggi di sisi Allah tanpa Tekad, kemauan, dan kerja keras."
(Ust. Rahmat Abdullah)

Mungkin bukan karena orang lain kita menjadi hina,
Mungkin karena diri kita sendiri menghinakan,
dengan lemahnya azzam dan tekad.

Terlalu sering memaklumi diri,
Terlalu sering menyamankan diri,
Berkubang dalam alasan-alasan karena tak ada kemauan.

Ya Allah kuatkanlah Azzam dan tekad kami,
agar lebih dekat dengan-Mu...
Amiin..

Monday, April 4, 2011

Lingkaran Pertama

"Demi waktu. Sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi. kecuali orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan, dan saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran." (QS Al-Ashr: 1-3)

Itulah sepenggal firman Allah yang selalu menjadi motivasi untuk saling menasehati.
dan semangat itu lah yang mengantarkan kami pada Lingkaran pertama...


Ah, mengingat masa itu bergitu banyak cerita yang ingin diurai
kata orang kami terjebak dalam kebaikan,

ya memang, ini jebakan yang tak pernah kami sesali.

Lingkaran kecil, lingkaran pertamaku..

Di sana banyak tawa dan cerita yang kami bagi,
Kami begitu menikmati semuanya..

Menikmati jumlah kami yang tak bisa dibilang banyak,

Menikmati bagaimana kami harus sembunyi-sembunyi,

Menikmati pulang agak terlambat demi berkumpul sejenak,

Menikmati mengingat memori tiga tahun lalu

Bagaimana kata orang, setiap pertemuan pasti ada perpisahan.
Tapi kami yakin perpisahan itu hanya fana,

sama fananya dunia yang Allah ciptakan

Sebagai sarana kami bertemu


Suatu hari di akhir waktu,
Murabbi kami tercinta memberi sepucuk surat,
Kertas panjang yang biasa.

Tapi,
Dahsyatnya kusimpan surat itu dalam memori sudut kamar.
Ya tiga tahun ada di sana,

saya bagi sedikit Isinya:


[Alinea pertama]
"Entah keberapa kian kalinya jalan da'wah ini terasa berat ukh.

Entah karena bekal Teh* yang terlalu sedikit,

sehingga terkadang terjatuh di tengah jalan.

Bukan satu atau dua kali Teh menemukan jalan buntu di sini.

Kadang tulang ini terasa patah, tak jarang pula air mata ini terkuras,

tapi itulah sebuah harga yang harus dibayar untuk da'wah menyeru kepada Allah SWT.

[Alinea kedua]
Tapi,

Kalianlah yang membuat teteh bertahan.

nama saya, teman saya, teman saya kedua,
teman saya yang satu lagi (disebut satu-satu)

kalianlah adik2 yang selalu bikin teteh kembali semangat.

Saat diri ini jatuh, senyuman kalian membuat teteh bangkit.
Saat teteh kelelahan berada di sini, celotehan kalian membuat teteh bangkit.

Ah, adikku.. kalianlah harta terindah itu..


[Alinea ketiga]
Walaupun hanya kalian ber-**** (jumlah kami),

tapi kalian adalah harta berharga yang teteh punya.

Terkadang,,

diri ini tersungkur malu pada Allah karena teteh punya adik2 yang begitu semangat.

Ketika orang lain harus mengejar adik-adik mentornya,

Teteh dengan mudahnya mencari kalian dan tak perlu mengejar2,

tapi kalian yang ngejar teteh. Subhanallah..
(serasa main kejar-kejaran ^^ -red)


[Alinea keempat]
Kalianlah yang membuat teteh bertahan,

kalian seperti sebuah mata panah yang sap diluncurkan,

seperti sebuah mata air yang kapan pun siap mengaliri sungai2

[Alinea kelima]
dari hati yang terdalam, izinkan teteh mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya atas semua kekurangan teteh.
Atas semua yang membuat kalian harus ekstra kerja keras.

(ingin jawab: pelajaran ini sebenarnya yang paliang berharga, membuat kami belajar bertahan. berkomitmen "Show Must Go On", jazakillah teh... -red)


[Alinea keenam]
Tidak ada yang mebuat teteh seperti ini, selain kecintaan kepada kalian, adikku..

Kecintaan pada Allah, Rasul, dan da'wah ini.

Kecintaan yang Insya Allah hanya karena Allah.

Kecintaan atas sebuah kerinduan lahirnya generasi2 pembela Islam,

Yah minimal generasi berkepribadian Islam.


[Alinea ketujuh]

Uhibbukifillah (nama teman saya)
Uhibbukifillah (nama teman saya yang lain)

Uhibbukifillah (nama saya)

Uhibbukifillah (nama teman saya lagi)

Semoga diistiqamahkan ukh....


[Terakhir]

Terima kasih Ya Allah, Engkau mengkaruniakan hamba adik2 yang shaleha...."


Note: *nama tetehnya (dirahasiakan ^^ -red)

Diberikan di pertemuan terakhir,

lagi-lagi July 2008,

sebelum kami berjalan ke dunia baru,

lingkaran baru


Jazakillah murabbiah kami,

yang sampai saat ini tak kenal lelah

menyemangati kami di jalan juang ini,

Ah, ini memang 'jebakan' yang Indah..



-Di Akhir Senja, July 2008-

Tuesday, March 8, 2011

Engkau Yang Maha Kucinta

Malam itu,
Hanya sekejap saja aku memejamkan Mata,
Seolah Kau bukakan untukku pintu langit dan bumi,
Membiarkanku larut dalam keindahanMu,
Memberiku madu cinta yang tak ada dua...

Malam itu,
Engkau melenakanku dalam CintaMu,
Membuaikan setiap angan hanya untuk Engkau,
Memenuhi ceruk hati oleh NamaMu.

Engkau Maha Mendengar, Aku tau dan aku Yakin
Engkau Maha Kuasa, Aku rasakan itu
Engkau Maha Mengetahui, Aku Tak pernah meragukannya
Maka Hanya Engkau Yang Maha Kucinta

Sunday, February 27, 2011

Pengadilan Ikhlas

Selagi mereka melihat ikhlasnya sudah cukup maka ikhlas mereka itu masih membutuhkan ikhlas lagi.” (Abu Ayyub as Susy)

Sulaiman Bin Yasar ra meriwayatkan bahwa sekelompok pemuka penduduk Syam (sekarang bernama Suria) bertanya kepada Abu Hurairah.

Mereka berkata, “Wahai tuan guru! Ceritakanlah kepada kami sebuah hadits yang tuan telah dengarkan langsung dari baginda Rasulullah saw.”

Abu Hurairah ra menjawab, “Baiklah"
Rasulullah saw pernah bersabda, ’Sesungguhnya manusia yang pertama kali kelak akan diadili (pada pengadilan akhirat nanti) adalah seseorang yang mati dalam peperangan (mati syahid).

Dihadapkanlah orang tersebut kepada Allah SWT, diajukanlah amal orang tersebut dan Allah pun Maha Mengetahuinya.

Kemudian, Allah SWT bertanya, ‘Apa saja yang kamu kerjakan ketika di dunia?’

Orang tersebut menjawab, ‘Saya berperang di jalan-Mu ya Allah, sampai-sampai saya mati terbunuh dan mati syahid.’

Allah berfirman, ‘Kamu bohong, yang benar kamu berperang supaya kamu dapat dikatakan sebagai ‘pahlawan’, dan mereka telah menyebutmu demikian.’

Lalu, Allah memerintahkan malaikat untuk menyingkirkan orang tersebut dari hadapan Allah SWT dan melemparnya ke dalam neraka.

Ada juga seseorang yang belajar ilmu pengetahuan dan telah bisa mengajarkan ilmu pengetahuan tersebut kepada orang lain.
Ia juga telah bisa membaca Al-Qur`an, lalu dihadapkanlah orang tersebut kepada Allah SWT. Diajukanlah amal orang tersebut kepada-Nya dan Dia-pun Maha Mengetahui.

Kemudian, Allah SWT bertanya, ‘Apa yang kamu kerjakan ketika di dunia?’

Orang itu menjawab, ‘Saya belajar ilmu pengetahuan dan telah pula mengajarkannya kepada orang lain. Saya juga telah membaca Al-Qur`an demi Engkau, wahai Allah.’

Allah berfirman, ‘Kamu bohong, kamu belajar ilmu pengetahuan supaya dikatakan sebagai orang pandai, ahli ilmu, ulama, atau intelektual. Engkau membaca Al-Qur`an supaya dikatakan sebagai orang yang mampu membaca Al-Qur`an dengan baik, dan itu semua sudah dikatakan oleh mereka.’
Lalu, Allah memerintahkan malaikat untuk menyingkirkan orang tersebut dari hadapan Allah serta melemparkannya ke dalam neraka.

Setelah itu, ada seseorang yang diberi keluasan harta oleh Allah SWT, lalu dihadapkanlah orang tersebut kepada Allah. Diajukanlah amal orang tersebut kepada-Nya dan Allah pun Maha Mengetahui.

Allah SWT bertanya, ‘Apa yang kamu kerjakan ketika di dunia?'

Orang tersebut menjawab, “Saya tidak pernah meninggalkan suatu jalan yang Engkau cintai untuk menginfakkan harta pada jalan tersebut, kecuali telah saya infakkan harta yang saya miliki demi Engkau, ya Allah.’

Allah berfirman, ‘Kamu bohong, kamu lakukan semua itu supaya kamu dikatakan orang yang dermawan, dan itu sudah dikatakan oleh mereka.’

Lalu, Allah memerintahkan kepada malaikat untuk menyingkirkan orang tersebut dari hadapan Allah SWT serta melemparkannya ke dalam neraka.” (HR Muslim)

Allah Maha Mengetahui kawan...

dan sudahkah kita berjuang, belajar, serta menafkahkan harta di Jalan Allah dengan Ikhlas?

Sungguh hanya Allah Yang Maha Tau...

Wednesday, February 16, 2011

Dunia Benar-benar Fana!

Satu hal yang sama dan pastinya dimiliki setiap orang adalah satu detik saat ini.

Yang membedakan adalah sedang apa kita di satu detik saat ini?
Bercanda dengan keluarga?
Bersama dengan ibu kita?
Bermain dengan teman?
Belajar? Mengaji? Atau Berkeluh kesah?

Sedang apapun kita, itu semua tak akan pernah kembali.
Maka masih adakah alasan untuk menghamburkan waktu?
Padahal sehebat apapun kita bahkan tak bisa mengembalikan satu detik saja.

Silakan renungi apa yang telah Anda lakukan dengan satu detik saat ini.
Mengarungi hidup menjadi orang sukses kah?
Berusaha menjadi orang pintarkah?
atau terus bekerja untuk menjadi orang kaya?

Lalu…
Apa yang akan anda lakukan ketika sudah sukses?
Apa yang selanjutnya akan anda lakukan ketika sudah pintar?
Apa yang akan anda lakukan setelah anda kaya?

Bukankah sukses itu akan pudar?
Pintar itu akan lebur?
Kekayaan itu bahkan akan menjadi debu?
pudar, lebur, dan hanya menjadi debu tanpa adanya keikhlasan

Coba renungkanlah..
Semakin dalam engkau memikirkan masa depan,
Akan semakin sadar bahwa dunia ini benar-benar fana.

Satu detik saat ini tidak akan pernah kembali,
Melakukan hal baik dan terbaik lah yang seharusnya kita kerjakan,
Sebagai bekal bagi kehidupan yang benar-benar kekal..

Bandung, 16 Februari 2011

Wednesday, September 29, 2010

Inna Lil Muttaqina Mafaza...

Bismillahirrahmaanirrahiim...

Mari jadikan Ramadhan sebagai bulan tarbiyah untuk mencapai derajat Takwa.

Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-baqarah 183, memerintahkan kita shaum agar menjadi orang bertakwa.

Karena sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang bertakwa. Bagi mereka telah Allah tetapkan curahan rahmat-Nya.

".. dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa.." (Al-Araf, 7:156)

Tidak hanya itu, bagi mereka pun Allah Ta'ala akan selalu menunjukkan jalan keluar darisetiap kesulitan dan memberinya rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka,

"...Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan beginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.."(At-Thalaq, 65:2-3)

Orang bertakwa akan dimudahkan seluruh urusannya,

'"..dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." (At-Thalaq, 65:4)

Dosa-dosanya dihapus dan pahalanya dilipatgandakan,

"..dan Barangsiapayang bertakwa kepada Allah, niscaya dia akan menghapuskesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya."(At-Thalaq, 65:5)

Limpahan hidayah selalu tercurah padanya, sehingga ia mampu membedakan mana yang benar, dan mana yang salah, mana yang haq dan mana yang bathil,

"Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, kami akan memerikan kepadamu furqaan*.."(Al-Anfal, 8:29)

Furqaan= petunjuk yang dapat membedakan antara yang haq dan yang batil, dapat juga diartikan di sini sebagai pertolongan.

Negeri orang-orang yang bertakwa akan diberi keberkahan dari langit dan bumi,

"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah kam iakan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa merekadisebabkan perbuatannya," (Al-A'raf, 7:96)

(Sumber: Majalah Al-Intima, Edisi No.008 Tahun 2010)

Sungguh sangat istimewa seorang yang bertakwa di hadapan Allah, Maka bangkitkanlah lagi semangat kita untuk mencapainya, untuk meniti jalan takwa..

dan untuk mereka yang merindukan kemenangan,

Mari resapi fiman-Nya yang akan menjadi inspirasi di setiap langkah...

Inna Lil Muttaqina Mafaza..

Inna Lil Muttaqina Mafaza..

Inna Lil Muttaqina Mafaza..

"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan..." (An-Naba:31)


Saturday, July 3, 2010

Mujahid Sejati...

"Hiasilah diri dengan kesederhanaan. Sibukkanlah lisan dengan thilawah Al-Qur'an. Jadikan Shalat sebagai penawar letih dan penyejuk hati. Biarkanlah semangat keprajuritan mengalir mengisi ruang jiwa. Lalu tampilkan akhlakul karimah dengan penuh keikhlasan. Maka jadilah kita Mujahid dakwah sejati"

Inspirasi dari si Hijau, 1 Juli 2010